Galaxy S7, Main Aman Samsung?

Dalam Mobile World Congress yang diadakan di Barcelona pada tanggal 22 – 25 February 2016 lalu ada banyak sekali hal-hal besar yang diumumkan di dunia Mobile Device, mulai dari LG G5 yang memiliki fitur Modular walaupun belum full, lalu ada Huawei Mate Book yang merupakan alternatif dari Ipad Pro, dan Surface Book yang menawarkan perpaduan dari keduanya, ada juga Mi5 yang merupakan Flagship Xiaomi di tahun 2016 ini, dan yang tentu saja menjadi perbincangan hangat adalah Samsung Galaxy S7 & S7 Edge yang merupakan Flagship Samsung tahun ini. Lalu apakah S7 & S7 Edge mampu bersaing dengan inovasi dari produsen lain? Karena S7 bisa dibilang permainan aman Samsung dengan hanya melakukan sedikit improvement tanpa adanya inovasi.

Gaharnya Galaxy S7

Kedua flagship samsung tersebut diatas kertas memang luar biasa walaupun tidak terlalu istimewa. Masing-masing dibekali processor Quallcomm Snapdragon 820 yang diklaim merupakan processor mobile tercepat saat ini, tetapi sayangnya tidak semua model Galaxy S7 mendapatkan Snapdragon 820. Seperti yang mereka lakukan di beberapa tipe S sebelumnya ada juga yang akan mendapatkan chipset Samsung Exynos 8890 yang merupakan penerus dari chipset 7420 yang dibenamkan di Galaxy S6. Walaupun banyak yang menyebut performa Exynos 8890 banyak penurunan dibanding chipset sebelumnya, tetapi tetap saja masih merupakan performa yang bagus. Selain dari processor, RAM sebesar 4GB juga turut dibenamkan di Samsung Galaxy S7. Dari designnya tidak banyak berubah, hanya saja kamera menjadi lebih masuk kedalam body sehingga efeknya body lebih mulus. Yang saya suka dari Galaxy S7 adalah Samsung kembali menambahkan fitur expandable storage sehingga tidak seperti Galaxy S6, anda dapat memperluas storage sampai dengan 64 MB dengan Micro SD Card. Tidak seperti produsen lain yang mulai menggunakan USB Type-C di Galaxy S7 Samsung masih menggunakan micro USB, mungkin pertimbangannya adalah chargernya yang lebih universal saat ini. Improvement yang paling menarik menurut saya adalah dari sisi Kamera yang dibenamkan di Galaxy S7, peningkatan dari sisi Low Light capability sudah terlihat disini. Dari foto-foto yang diambil oleh para blogger di dunia maya tampak bahwa kamera Galaxy S7 sangat mampu menangani low light, mungkin juga karena apperturenya yang mencapai 1.7 sehingga cahaya yang masuk akan banyak. Dan kemampuan yang luar biasa itu tidak hanya dibenamkan di kamera belakang, tetapi juga di kamera depan.

Tanpa Inovasi Bukan Berarti Jelek

Permainan aman ala Samsung ini bukan berarti sesuatu yang buruk, karena mengingat Galaxy S6 juga merupakan smartphone yang bagus. Galaxy S7 merupakan refined version dari Galaxy S6 dengan menambahkan apa yang kita sukai kedalamnya. Memang apa yang coba dibuat oleh Samsung ini mirip dengan Apple yang terus improve dengan model yang tidak terlalu berbeda. Lalu apakah worthy? Well, untuk saat ini saya pribadi menganggap Xiaomo Mi5 atau LG G5 lebih menarik dibanding Galaxy S7, tetapi tentu saja Galaxy S7 memiliki pasar tersendiri dan penggemar yang cukup banyak menanti kehadirannya. Di Indonesia sendiri Smartphone ini sudah dimulai sesi pre-ordernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + eighteen =