Assassin’s Creed II – Quick Review

  Semangat Libur! Assassin's Creed II adalah lanjutan dari game pertama yang sukses dari Ubisoft yaitu Assassin's Creed (Duh!). Kalau pada game pertama player memainkan Altair dengan setting pada masa perang salib, maka di sekuelnya ini, player memainkan karakter seorang assassin pada masa kejayaan Italia bernama Ezio Auditore. Assassin's Creed…

Review Overview

Gameplay
Grafis
Sound
Harga

Hidden Treasure

Satu lagi game sukses dari Ubisoft. Wajib dimainkan oleh veteran Assassin's Creed atau player baru yang menyukai stealth-action game.

User Rating: 4.29 ( 3 votes)
84

 

AC2_box

Semangat Libur!
Assassin’s Creed II adalah lanjutan dari game pertama yang sukses dari Ubisoft yaitu Assassin’s Creed (Duh!). Kalau pada game pertama player memainkan Altair dengan setting pada masa perang salib, maka di sekuelnya ini, player memainkan karakter seorang assassin pada masa kejayaan Italia bernama Ezio Auditore. Assassin’s Creed II tetap mempertahankan elemen-elemen yang ada pada game pertama dan memperbaiki beberapa kekurangannya.

Assassin’s Creed II – Gameplay

Gameplay Assassin’s Creed II tidak berbeda jauh dengan yang pertama. Player yang sudah pernah memainkan game pertamanya pasti akan merasa familiar dan tidak perlu beradaptasi dengan gameplay Assassin’s Creed II. Walaupun game ini adalah game PC, tetapi pada pengembangannya lebih ditujukan pada sistem konsol dan dioptimalkan pada penggunaan controller. Dan memang setelah saya mencoba menggunakan keyboard + mouse dan controller ternyata saya lebih menikmati permainan dengan menggunakan controller. Dan game ini mendukung banyak jenis controller dengan menyertakan setting tombol manual, sehingga player dapat mengubah settingan tombol controller sesuai keinginan.

Seperti biasa, player awalnya akan mengendalikan karakter bernama Desmond Miles, sorang bartender yang diculik dan dipaksa untuk mengunjungi masa lalunya menggunakan mesin yang dinamakan Animus. Pada game kedua ini Desmond diceritakan berhasil melarikan diri dari instalasi milik Abstergo bersama Lucy, salah satu ilmuwan Abstergo, untuk menuju persembunyian kaum Assassin di kota masa kini dan mencegah pergerakan Templar di masa lalu dengan menggunakan sebuah Animus yang dimiliki Lucy dan kelompoknya.

AC2_2
Oke, coba kita adu geng gue sama geng eloh..

Pergerakan Desmond dan Ezio tetap akan mencakup berlari, berjalan, melompat, mencopet, memanjat, berkuda, bertarung dan pastinya membunuh secara diam-diam. Tutorial untuk gerakan dasar akan diberikan pada awal game, untuk gerakan-gerakan yang lebih sulit akan dipelajari oleh Desmond/Ezio sepanjang game berjalan. Gerakan memanjat dibuat lebih halus dan lebih mengalir daripada game pertama. Satu perbaikan yang besar adalah tidak seperti Altair, Ezio kali ini bisa berenang dan menyelam!

Ezio akan diberikan peta untuk menjelajahi lingkungan Itali yang besar. Seperti biasa, untuk membuka peta Ezio harus memanjat beberapa bangunan tertinggi, melakukan synchronization dan setelah itu melakukan bagian yang menyenangkan, Leap of Faith. Untuk menjelajahi dunia permainan, selalu tersedia kuda gratis yang tersebar di beberapa titik di luar lingkar kota, atau player dapat menyewa biro perjalanan untuk dapat warping ke kota lainnya.

AC2_1
Ayo, Pleki.. Kita lanjut ke kota berikutnya.

Pertarungan dilakukan dengan banyak cara, dengan menggunakan senjata, tangan kosong, atau dengan menyewa mercenaries yang ada di beberapa tempat di kota. Di game ini player tidak bisa hanya mengandalkan satu senjata favorit untuk memenangkan semua pertarungan, karena musuh-musuh yang akan dihadapi Ezio lebih bervariasi daripada game pertamanya. Pilih antara mengeksekusi secara diam-diam dengan hidden blade, hadapi secara langsung dengan pedang dan dagger, atau hadapi dengan tangan kosong untuk merebut senjata musuh dan menggunakannya pada si pemilik senjata.

AC2_3
Sudah gue bilang, gue cuma pinjam kuda itu sebentar, nggak usah pakai kekerasan kayak gini.

Assassin’s Creed II – Grafik dan Sound

Presentasi Ubisoft atas lingkungan Italia sangat baik dan meyakinkan. Bangunan digarap dengan indah mulai dari model, tekstur dan layoutnya. Rumah, pagar, gereja, bangunan-bangunan bersejarah dibuat semirip mungkin dengan sejarah. Hal itu membuat player tidak akan merasa bosan untuk terus menjelajahi lingkungan di dalam game. Lingkungan alami seperti pegunungan, padang rumput dan perairan juga dibuat dengan baik untuk memanjakan mata player.

AC2_5
Hmm.. Keindahan macam begini yang bikin gue lupa objective gue..

Animasi dan modelling karakter dilakukan dengan sangat detail dan rapi. Semua gerakan tidak ada yang terkesan kaku, termasuk gerakan mimik wajah dan mulut ketika berdialog.

Musik khas jaman Renaissance yang disuguhkan dalam game mengalun indah sepanjang perjalanan Ezio. Tidak ada musik yang tidak perlu atau terkesan membosankan, semua melapisi dengan baik setiap petualangan di setiap sudut Italia.

AC2_4
Siapa orang bodoh yang nyimpen uang di halaman rumah, sih?

Kesimpulan

Ubisoft mengulang kesuksesan game pertama dengan merilis Assassin’s Creed II pada tahun 2010. Segala kebaikan Assassin’s Creed dimasukkan dan kekurangannya diperbaiki. Bagi veteran Assassin’s Creed, game ini adalah game yang wajib dimainkan. Tidak menutup kemungkinan bagi player baru untuk langsung terjun ke dalam dunia Assassin’s Creed II, karena tidak ada spoiler yang signifikan kalau belum memainkan prekuelnya. Gameplay yang unik ditambah grafis dan sound yang nyaris sempurna membuat Assassin’s Creed II pantas ada di koleksi player.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × five =